<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2810338705277150818</id><updated>2012-02-16T02:17:57.206-08:00</updated><title type='text'>Satu Jalan</title><subtitle type='html'>Hanya ada satu jalan menuju sorga. Yesus Kristus satu-satunya jalan keselamatan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://1jalan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2810338705277150818/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jalan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2810338705277150818.post-4196062548409159810</id><published>2008-09-18T19:45:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T19:48:57.213-07:00</updated><title type='text'>Satu-satunya Jalan</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt; Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-small;"&gt;(Sabda Yesus Kristus dalam Yohanes 14:6)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Di tengah masyarakat yang majemuk sekarang ini, apakah anda termasuk orang yang bertanya-tanya : &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Mengapa aku harus memilih percaya pada Yesus Kristus, padahal ada begitu banyak aliran kepercayaan di dunia ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Di tengah masyarakat di mana kita sulit menaruh kepercayaan pada para pemimpin bangsa kita maupun pemimpin dunia, pada institusi maupun individu, apakah anda termasuk orang yang bertanya : Masih adakah yang dapat kuandalkan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Di tengah kehidupan yang penuh kematian, kehancuran, penderitaan, apakah anda termasuk orang yang bertanya : Masih adakah suatu kehidupan indah yang boleh kuharapkan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Jika itu yang anda alami, maka bersiaplah untuk mengetahui bahwa kalimat yang Yesus ucapkan di atas sungguh merupakan satu-satunya harapan bagi umat manusia, termasuk anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;“Akulah jalan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;“Life will find a way”&lt;/span&gt; : kata Dr Malcom, seorang ahli matematika yang ikut ke kebun binatang Dinosaurus dalam film Jurassic Park pertama. Walaupun hanya dalam sebuah film tetapi kalimat itu ada benarnya. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;“Kehidupan akan terus menerus mencari jalan”&lt;/span&gt;, demikian makna yang lebih tepat. Artinya, kehidupan tidak akan pernah statis, melainkan selalu mengalami perubahan, selalu bergerak, selalu mencari jalan keluar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Itu sebabnya, manusia tidak pernah puas dengan keberadaannya saat ini. Ia terus menerus merasa kurang, bahkan kosong. Sehingga ia terus menerus mencari segala sesuatu untuk memenuhi kekosongan di dalam dirinya. Perasaan kosong dan tidak pernah puas ini dialami oleh semua orang, meskipun tidak semua orang tahu apa penyebabnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Hanya melalui terang Firman Tuhan, kita dapat mengetahui bahwa penyebab utama dari perasaan itu adalah keterpisahan dari Allah. Sebab pada hakekatnya, manusia diciptakan untuk hidup bersama Allah. Tetapi dosa telah memisahkan manusia dari Allah, sehingga kini manusia harus menanggung suatu kehidupan yang tidak lengkap. Ada yang hilang dalam diri manusia. Ada yang kosong, dan manusia melakukan berbagai upaya untuk mengisi kekosongan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Segala bentuk upaya untuk mengisi kekosongan itu kemudian melahirkan konsep agama dalam diri manusia. Itu sebabnya, “agama” dalam pengertiannya yang paling mendasar adalah usaha manusia untuk menemukan yang ilahi. Manusia mencari jalan untuk kembali pada yang ilahi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Ini adalah problem yang universal bagi manusia. Alam sadar maupun alam bawah sadar manusia mengatakan bahwa ada sesuatu di luar sana yang bersifat tidak terbatas. Dan bahwa diri kita yang terbatas ini suatu saat akan ditelan oleh yang tidak terbatas itu. Akan tetapi, dalam keterbatasannya, manusia tidak tahu persis apakah atau siapakah yang tidak terbatas itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dua hal ini, yaitu usaha untuk menemukan yang ilahi dan ketidakmampuan untuk mengenal yang ilahi itu, melahirkan agama-agama yang ada di dunia. Baik agama-agama besar seperti Islam, Budha, Hindu, Katolik dll. Maupun agama-agama yang kita temukan dalam masyarakat primitif seperti Animisme dan Dinamisme&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bahkan masyarakat yang mengaku Atheis sekalipun, tidak dapat lari dari konsep ilahi tersebut. Buktinya? Fakta bahwa mereka berkata “Tidak ada Allah” justru menunjukkan bahwa di dalam benak mereka sebenarnya sudah terdapat suatu konsep ilahi. Sebab bagaimana mungkin mereka dapat menolak suatu konsep yang tidak pernah ada di dalam pikiran mereka? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Contoh :&lt;/span&gt; Apakah Superman ada? Ketika anda menjawab : tidak ada, maka sebenarnya di dalam otak anda sudah terdapat konsep tentang Superman, yaitu seorang pria berotot asal planet Krypton, berpakaian biru merah dengan huruf “S” di dada dan bisa terbang ke sana kemari seperti burung. Tetapi coba anda tanyakan hal yang sama kepada orang yang sama sekali tidak pernah melihat tokoh ini di komik maupun film, maka apa jawabnya? Pasti ia akan menjawab : “Superman itu apaan sih? Sejenis makanan atau apa?” Di sini jelas bahwa seseorang tidak mungkin menolak atau menerima konsep apapun yang tidak ada di dalam otak mereka. Baru setelah konsep itu dikenali oleh pikiran, entah konsep tentang Superman entah tentang Allah, manusia mampu memutuskan untuk menolak atau menerima konsep itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Dari konsep agama yang manusia miliki itu, lalu muncullah berbagai peraturan agama. Manusia menciptakan larangan dan perintah yang menurut mereka dapat menjadikan dirinya lebih baik, lebih suci dan terutama lebih berhak untuk sampai kepada Allah dan diterima oleh-Nya. Manusia berpikir bahwa jika mereka berbuat baik maka Allah pasti mau menerima mereka di hadirat-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Tetapi Yesus berkata “Akulah jalan”. Dalam bahasa Inggris, kata-kata Yesus ini berbunyi: &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;“I am The Way”&lt;/span&gt;. Tambahan kata &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;“the”&lt;/span&gt; di sana menunjukkan bahwa Yesus bukanlah satu jalan di antara banyak jalan lain yang manusia cari, melainkan Yesus adalah satu-satunya jalan yang ada di dunia. Ini berarti, jalan untuk sampai kepada Allah bukan melalui usaha manusia tetapi melalui Pribadi Yesus Kristus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Yesus juga tidak mengatakan bahwa Ia sendiri sedang berada di sebuah jalan yang menuju kepada Bapa. Melainkan Ia mengatakan bahwa Ia adalah jalan itu. Jika Yesus mengatakan bahwa Ia sedang ada di sebuah jalan menuju Bapa, maka Ia tidak lebih dari kita semua yaitu makhluk-makhluk yang sedang mencari sang ilahi. Tetapi Yesus berkata bahwa Ia-lah jalan itu. Artinya Yesus-lah sarana yang memungkinkan seseorang untuk sampai kepada Bapa. Yesus-lah pengantara itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Apa yang Yesus katakan ini jelas menentang konsep agama-agama lain di dunia. Agama lain mengatakan bahwa untuk mencapai yang ilahi, seseorang harus berbuat baik entah itu menuruti aturan-aturan yang tertera dalam Al Quran, entah itu mengikuti 8 jalan Budha, entah mengikuti aturan dalam Taurat, aturan gereja atau apa saja. Tetapi Yesus tidak menunjuk pada cara atau aturan atau metode. Yang pertama-tama Yesus tunjuk adalah diri-Nya, Pribadi-Nya. Tidak ada cara atau metode lain kecuali diri-Nya Pribadi yang dapat membawa seseorang kepada Bapa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Itu sebabnya kekristenan yang sejati menekankan pada hubungan pribadi dengan Yesus Kristus sebagai landasan utama untuk hidup. Orang Kristen sejati bukan dilahirkan dari peraturan, melainkan dari Oknum Allah. Peraturan berfungsi untuk mendidik agar kita yang sudah dibenarkan ini dapat hidup dengan benar. Tetapi peraturan itu sendiri tidak mungkin dapat melahirkan kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bahaya yang sedang dihadapi saat ini oleh gereja di antaranya adalah ketika kekristenan melulu hanya menekankan pada aturan gereja (bahkan aturan Alkitab sekalipun) tanpa adanya suatu hubungan pribadi pada Yesus Kristus . &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Masalah inilah yang dikecam oleh Yesus Kristus dalam Matius 7:22-23. Orang-orang itu membanggakan segala perbuatannya. Sekalipun nampaknya saleh, tetapi mereka tidak punya hubungan pribadi dengan Yesus (“Aku tidak pernah mengenal kamu!”). Padahal hanya Pribadi itu yang dapat menyelamatkan, bukan perbuatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kekristenan semacam itu tidak ada bedanya dengan agama-agama lain di dunia.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt; Yang membuat kekristenan unik, justru bukanlah segudang peraturannya, melainkan Pribadi Yesus Kristus. Sebab Dia-lah jalan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;“Akulah kebenaran”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekarang ini, orang banyak menyerukan semangat&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt; Pluralisme&lt;/span&gt;, yaitu suatu konsep yang mengatakan bahwa ada banyak jalan, ada banyak cara, ada banyak kebenaran (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Plural&lt;/span&gt; = jamak = banyak = majemuk). Dalam bahasa sehari-hari, orang yang menganut &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Pluralisme&lt;/span&gt; adalah dia yang berkata : &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;"Semua agama sama saja”&lt;/span&gt; (Jangan dikira orang semacam ini tidak ada di dalam gereja)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika kita bertemu dengan kalimat semacam itu, maka sebenarnya kita diperhadapkan pada persoalan tentang kebenaran. Sebab ketika dikatakan bahwa “semua agama sama saja” maka itu berarti manusia ingin berkata bahwa “semua agama sama-sama mengandung kebenaran tentang Allah”. Tetapi apakah pemikiran semacam ini masuk akal? Sebab faktanya semua agama memiliki keunikannya sendiri-sendiri atau caranya sendiri-sendiri yang berbeda antara satu dengan yang lain. Budha tidak kenal konsep Allah yang berpribadi, bagi mereka allah adalah semacam suatu kekuatan di alam semesta. Penganut Islam mengakui Allah sebagai Oknum yang berpribadi tetapi hanya ada satu Pribadi. Sementara itu, kekristenan mengatakan bahwa Allah adalah satu esensi yang esa tapi terdiri dari tiga Pribadi yaitu Bapa, Putra dan Roh Kudus. Bagi penganut Islam Yesus bukan Allah. Tetapi bagi orang Kristen Yesus adalah Allah. Sekarang bagaimana mungkin kita dapat berkata bahwa “kesimpangsiuran” semacam ini sama benarnya? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bukankah ketika perang Irak dan Amerika berlangsung kita menemukan bahwa Irak dan Amerika mengatakan hal-hal yang simpang siur? Irak mengatakan bahwa Amerika kalah di berbagai kota. Amerika mengatakan bahwa mereka berhasil menguasai kota-kota besar. Lalu mungkinkah kita mengatakan bahwa mereka dua-duanya pasti benar? Jelas tidak mungkin. Pasti ada satu yang benar dan ada satu yang salah. Atau bahkan mungkin saja kedua-duanya salah. Sesuatu yang jelas-jelas memiliki perbedaan yang hakiki, tidak mungkin dikatakan sama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yesus juga tidak pernah mengatakan bahwa ada banyak kebenaran. Dengan tegas dan jelas Dia berkata “Akulah kebenaran”. Dan sama seperti yang sebelumnya, Yesus tidak mengatakan bahwa Ia adalah satu kebenaran di antara kebenaran yang lain, melainkan satu-satunya kebenaran (bukan “&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;a truth&lt;/span&gt;”, melainkan “&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;the truth&lt;/span&gt;”). Kebenaran Yesus adalah mutlak, bukan pilihan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika Ia katakan bahwa Ia adalah satu-satunya kebenaran, maka Ia pasti menolak yang lain sebagai kebenaran. Sebab jika tidak, maka Yesus adalah pribadi yang patut dipertanyakan kredibilitas dan integritas-Nya, jangan-jangan Yesus penipu atau tidak waras atau plin-plan. Namun sepanjang hidup-Nya di bumi, tak seorangpun dapat membuktikan bahwa Yesus adalah pendosa ataupun orang yang tidak waras. Sehingga tidak mungkin ada kebohongan dalam kata-kata-Nya itu. Kata-kata tersebut diucapkan Yesus dengan penuh kesadaran. Kalau begitu sekarang hanya tinggal satu kemungkinan yang tersisa, yaitu bahwa Ia sungguh-sungguh adalah kebenaran. Konsekuensinya, yang lain bukan kebenaran.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Sejarah agama-agama juga membuktikan bahwa di seluruh dunia ini tidak ada orang, seberapapun agungnya dia, yang berani berkata bahwa dirinya adalah kebenaran.&lt;/span&gt; Mungkin ada yang berani berkata bahwa ajarannya adalah benar, tetapi tidak ada yang berani mengatakan bahwa dirinya adalah kebenaran. Konfusius (Kong Hu Cu), tokoh filsafat Cina yang besar, tidak berkata bahwa dirinya adalah kebenaran. Dia justru mengaku sedang mencari kebenaran itu. Sidharta Gautama tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah kebenaran. Mohammad pun tidak pernah mengatakan bahwa dirinya adalah kebenaran. Mungkin beliau mengatakan bahwa ajarannya benar, tetapi beliau tidak pernah berkata bahwa dirinya adalah kebenaran. Maria ibu Yesus pun tidak berani berkata bahwa ia adalah kebenaran, melainkan dengan jujur ia mengakui bahwa Yesus adalah juruselamatnya, artinya ia sadar bahwa dirinya butuh diselamatkan oleh Yesus, sama seperti yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tetapi Yesus berkata : “Akulah kebenaran”. Yesus menunjuk pada Pribadi-Nya sendiri. Jika Pribadi-Nya adalah kebenaran, maka sudah pasti ajarannya juga benar. Inilah keunikan Yesus yang tidak mungkin ditemukan dalam pribadi manapun di dunia. Dan karena Yesus adalah kebenaran, maka kita bisa mengandalkan Dia atas segala karya-Nya, atas segala perkataan-Nya dan janji-Nya. Di seluruh dunia, kita temukan begitu banyak kebohongan, tetapi di dalam Yesus hanya ada kebenaran. Itu pengakuan-Nya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:medium;"&gt;“Akulah hidup”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semua orang di dunia ini menghadapi satu prospek yang sama. Entah dia kaya ataupun miskin. Entah dia berpendidikan ataupun tidak. Entah dia seorang prajurit yang gagah perkasa ataupun seorang bocah sakit-sakitan. Mereka semua, termasuk anda dan saya, suatu saat akan mati.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa artinya mati? Mati artinya tidak hidup. Oke, tetapi apa artinya tidak hidup? Tidak hidup berarti kita tidak bisa melakukan apa yang kita lakukan selama kita hidup. Apa yang kita lakukan selama kita hidup? Banyak sekali, kita bisa tertawa, kita bisa berbicara, berkarya, berteman, bermain, berkumpul, membaca, memasak dan banyak lagi. Nah, jika kita mati, kesempatan itu tidak akan ada lagi. Benar demikian? Benar!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika Yesus mati di kayu salib, Ia sama saja dengan orang-orang lain yang mati. Tubuh-Nya terkulai dan menyangkut pada kayu salib. Yesus tidak bisa lagi bergerak-gerak. Dia tidak bisa lagi berbicara pada Petrus, atau makan bersama murid-murid-Nya. Dia tidak bisa lagi berjalan ke sana kemari menyusuri jalanan berdebu Palestina sambil memberi kesembuhan, pengajaran dan penghiburan. Yesus mati lalu menetap di kuburan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tetapi semuanya tidak berhenti sampai di situ saja. Karena berbeda dengan orang lain yang sudah mati, Yesus bangkit lagi dari kematian. Dia hidup dalam arti yang sebenarnya. Dia bisa bercakap-cakap lagi dengan para murid. Dia makan ikan panggang di pinggir pantai bersama mereka. Dia bisa berjalan kaki bersama dua orang murid ke arah Emaus. Dia hidup lagi !&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ini tidak pernah terjadi pada manusia manapun yang pernah hidup di bumi. Semua orang yang mati, tetap mati. Lazarus memang pernah bangkit, tetapi kemudian dia mati lagi. Yesus bangkit dan tidak pernah mati lagi. Mengapa? Karena Dia adalah hidup itu sendiri. Artinya Yesus-lah Sang Pemberi Kehidupan. Dan kehidupan yang diberikan oleh Yesus bukanlah kehidupan sementara seperti yang kita kenal dan alami sekarang ini. Tetapi suatu kehidupan kekal, artinya kita dapat menikmati hidup untuk selama-lamanya tanpa penderitaan, tanpa air mata kesedihan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang lain mungkin berkata bahwa mereka memiliki jalan. Orang lain mungkin berkata bahwa ajaran mereka mengandung kebenaran. Tetapi tidak satupun orang berani menjanjikan bahwa mereka akan memberi hidup bagi orang lain. Karena mereka semua sadar bahwa hidup mereka ini kelak tidak lagi menjadi milik mereka dan mereka tidak mampu berbuat apa-apa untuk menghindari kematian itu. Jika mereka sendiri tidak memiliki hidup, bagaimana mungkin mereka dapat memberi hidup pada orang lain? Tetapi Yesus mampu menjanjikan kehidupan bagi orang lain, dan Dia pasti mampu menepati janji-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa gunanya seseorang berkata bahwa dirinya tahu jalan yang benar, tetapi ia sendiri mati dan tidak dapat memastikan jalan yang benar itu? Tetapi Yesus hidup sampai sekarang, sehingga Dia pasti mampu untuk membuktikan bahwa Dia-lah jalan itu, Dia-lah kebenaran itu, Dia-lah hidup itu. “Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku” : tegas-Nya lagi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Akhir kata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anda sudah mengetahui bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan kepada Allah. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Maka marilah datang kepada Jalan itu. &lt;/span&gt;Segala usaha kita untuk mencari jalan kepada Allah pasti akan sia-sia. Allah sudah menyediakan jalan-Nya bagi kita, Yesuslah jalan itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anda sudah melihat bahwa Yesus adalah satu-satunya kebenaran. Sekalipun anda tidak mampu lagi mempercayai dunia ini. Sekalipun anda sudah muak dengan segala janji dan ulah para penguasa. Sekalipun anda sulit percaya pada siapapun. Tetapi marilah tengok, Yesus adalah kebenaran. Dia mati demi menjadikan kita benar di hadapan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan Yesus sudah berkata bahwa Dia adalah hidup. Di mana lagi manusia dapat memiliki harapan selain di dalam Dia? &lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Biarkan Dia menjadi Tuhan dan Juruselamatmu.&lt;/span&gt; Hanya Dia yang mampu melakukan peran itu. Sebab hanya Dia yang telah bangkit dari kematian untuk dapat memberi kita kehidupan kekal.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2810338705277150818-4196062548409159810?l=1jalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jalan.blogspot.com/feeds/4196062548409159810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2810338705277150818&amp;postID=4196062548409159810' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2810338705277150818/posts/default/4196062548409159810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2810338705277150818/posts/default/4196062548409159810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jalan.blogspot.com/2008/09/keunikan-yesus-kristus.html' title='Satu-satunya Jalan'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2810338705277150818.post-9075627377691756963</id><published>2008-09-18T19:41:00.001-07:00</published><updated>2008-09-18T19:57:51.705-07:00</updated><title type='text'>Satu-satunya Penyelamat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3:16)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seperti apakah kasih Allah itu?” sering kita bertanya. Dan tidak jarang pula kita kesulitan menjawabnya. Akan tetapi dari kalimat di atas kita dapat belajar tentang seperti apakah kasih Allah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat di atas diucapkan oleh Tuhan Yesus sendiri. Kalimat ini adalah kalimat yang agung dan diucapkan oleh seorang Pribadi paling agung dalam sejarah.&lt;br /&gt;Melalui kalimat ini, Tuhan Yesus mengatakan bahwa Allah memiliki kasih yang begitu besar pada dunia ini. Apa bukti dari kasih itu ?&lt;br /&gt;Buktinya adalah Yesus Kristus sendiri ! Sebab Yesus Kristus adalah Anak Tunggal Allah yang telah dikaruniakan Bapa kepada dunia. Untuk apa ?&lt;br /&gt;Untuk menebus dunia yang sedang hancur ini. Mengapa ?&lt;br /&gt;Karena dunia telah berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita mengira bahwa ada banyak jalan untuk keselamatan manusia. Tetapi melalui kalimat yang diucapkan oleh Yesus ini, jelaslah bahwa hanya Dia sendirilah jalan itu. Tidak ada jalan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini kita mengira bahwa pada akhirnya Allah akan menerima semua orang di Sorga. Selama ini manusia mengira bahwa Allah di dalam kasih-Nya akan bersikap acuh tak acuh dengan dosa, lalu memperbolehkan siapa saja untuk datang. Itu adalah pandangan yang keliru !&lt;br /&gt;Hanya orang yang mau percaya pada “Anak-Nya yang tunggal” itulah yang “tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal”.&lt;br /&gt;Kalimat ini tidak dapat lebih jelas lagi, dan tidak perlu ditafsirkan secara lain lagi, bahwa di dalam kasih Allah, Allah memilih untuk menyelamatkan mereka yang percaya pada Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah jahat? Tidak! Bagaimana mungkin engkau dapat mengatakan bahwa Dia jahat, sementara Dia mau mati untuk menebusmu?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Dia baik? Tentu! Tapi jangan campur adukkan kebaikan dengan kebodohan. Allah tidak bodoh. Semua dosamu tidak hilang begitu saja, melainkan ditimpakan pada Yesus. Hanya melalui jalan ini sajalah engkau beroleh selamat. Tidak ada jalan lain. Jadi kalau engkau diselamatkan, itu bukan karena engkau pantas melainkan karena sudah ada orang lain yang “dihajar habis-habisan” karena engkau. Dan “orang lain” itu adalah Yesus Kristus yang amat menyayangimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ajaran lain yang berbeda dengan ini, tentu saja bukanlah berasal dari Yesus Kristus.&lt;br /&gt;Inilah inti dari ajaran Injil Yesus Kristus. Saya akan meringkasnya lagi dalam beberapa kalimat :&lt;br /&gt;Allah mengasihi manusia, tetapi manusia berdosa dan terpisah dari Allah. Lalu Allah menebus dosa manusia melalui kematian Kristus. Dan Yesus kemudian bangkit untuk memberi hidup yang kekal pada orang yang menerima-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang mengaku menghormati bahkan percaya pada Yesus Kristus. Tetapi herannya mereka juga mengatakan bahwa Yesus Kristus bukanlah jalan keselamatan satu-satunya, ada banyak jalan lain. Ini sungguh mengherankan, sebab bagaimana mungkin ia dapat keliru membaca kalimat-kalimat agung Yesus yang sudah begitu gamblang ?? Ajaran yang mengatakan bahwa keselamatan satu-satunya adalah melalui Yesus, bukanlah semata-mata ajaran gereja. Melainkan ajaran Yesus sendiri. Gereja hanyalah penyambung lidah Kristus. Dan gereja seringkali menderita karenanya. Tetapi memang untuk itulah gereja ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika engkau mengaku menghormati Kristus dan berani mengatakan percaya pada-Nya maka renungkanlah kata-kata yang Ia ucapkan itu dan jangan lagi mempunyai anggapan lain !&lt;br /&gt;Jika ada orang lain yang berkata berbeda dengan ini, janganlah lekas percaya tetapi ujilah melalui Firman Tuhan. Sebab hanya itulah yang dapat dipercaya. Jangan percaya pada manusia, percayalah pada Allah !! Percayalah pada Yesus Kristus !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mengatakan ini kepada engkau pun, janganlah engkau percaya begitu saja. Tetapi ujilah ! Apakah apa yang saya katakan ini hanya berasal dari diri saya sendiri, ataukah apa yang saya sampaikan ini memang berasal dari Firman Tuhan. Jika apa yang saya katakan ini memang berasal dari Firman Tuhan, maka percayalah pada Firman itu ! Karena saya hanya manusia, tetapi Firman itu berasal dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan “percaya Yesus Kristus” ?&lt;br /&gt;Percaya pada Yesus bukanlah percaya asal percaya saja. Percaya pada Yesus berarti engkau mengandalkan Dia sebagai satu-satunya Juruselamatmu. Percaya pada Yesus juga berarti bahwa engkau mempercayakan hidupmu kepada Dia. Lebih lanjut, itu juga berarti bahwa engkau tidak lagi mengandalkan segala apa yang ada pada dirimu untuk dapat masuk Sorga. Melainkan mengandalkan Yesus Kristus saja untuk keselamatan jiwamu.&lt;br /&gt;Percaya pada Yesus Kristus berarti engkau tahu pasti bahwa engkau akan pergi ke Sorga setelah engkau meninggal kelak. Bukan karena engkau orang suci, melainkan semata-mata karena Kristus sudah menebusmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika engkau mengatakan engkau tau pasti akan ke Sorga kelak, engkau bukan sedang berlaku sombong. Sebab Allah sendirilah yang ingin agar engkau tahu pasti. Dalam 1 Yoh 5 : 13 ada tertulis :&lt;br /&gt;“Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mau engkau tahu bahwa engkau sudah diselamatkan. Allah tidak ingin menutup-nutupi kebenaran ini darimu. Oleh karena itu, jika ada yang mengatakan bahwa ia sudah tahu bahwa ia diselamatkan, itu bukanlah kesombongan. Melainkan sebuah ekspresi bahwa ia percaya pada apa yang Allah katakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Allah berkata : “A”. lalu engkau berkata : “A”. Maka engkau taat pada-Nya.&lt;br /&gt;Jika Allah berkata : “A”, lalu engkau berkata : “Ah, masak iya sih?”, atau bahkan engkau berkata : “B”. Maka bukankah itu berarti engkau telah menghina-Nya ?? Bukankah itu berarti bahwa engkau meragukan kebenaran Allah ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hatilah dalam berpikir dan bertindak, sebab dewasa ini ada begitu banyak orang yang ingin menyesatkan ajaran Yesus Kristus yang sejati dan menggantikannya dengan ajaran manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Paulus pernah menulis demikian kepada jemaat di Galatia :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. (Galatia 1:6 - 8)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Injil Kristus mengajarkan bahwa keselamatan adalah karya Allah yang dianugerahkan pada manusia berdosa.&lt;br /&gt;“injil lain” (boleh juga dibaca : ajaran lain) mengajarkan bahwa keselamatan adalah karya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Injil Kristus mengajarkan bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat, satu-satunya pengantara. (1Tim 2 : 5)&lt;br /&gt;“injil lain” mengajarkan bahwa ada banyak pengantara, ada banyak juruselamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Injil Kristus mengajarkan bahwa karena imanlah engkau diselamatkan (Efesus 2 : 8,9).&lt;br /&gt;“injil lain” mengajarkan bahwa karena perbuatanmu, karena kesalehanmu.&lt;br /&gt;Ada pula “injil lain” yang mengajarkan bahwa karena iman + perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua “injil lain” itu bukanlah berasal dari Yesus Kristus. Dan Firman Tuhan melalui Paulus mengatakan dengan tegas “Terkutuklah dia yang memberitakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hanya ada satu Kristus, yaitu Yesus.&lt;br /&gt;Hanya ada satu jalan keselamatan, yaitu Yesus.&lt;br /&gt;Hanya ada satu juruselamat, yaitu Yesus.&lt;br /&gt;Hanya ada satu pengantara manusia, yaitu Yesus. Bukan Paulus, bukan Maria, bukan Yusuf, bukan Petrus, bukan Agustinus. Hanya Yesus. Dia-lah yang patut disembah dan dimuliakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2810338705277150818-9075627377691756963?l=1jalan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://1jalan.blogspot.com/feeds/9075627377691756963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2810338705277150818&amp;postID=9075627377691756963' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2810338705277150818/posts/default/9075627377691756963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2810338705277150818/posts/default/9075627377691756963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://1jalan.blogspot.com/2008/09/satu-satunya-penyelamat.html' title='Satu-satunya Penyelamat'/><author><name>admin</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
